Daun yang berguguran menyambut pagiku, sayang ini bukan
musim gugur seperti di negara tetangga. Sepoi-sepoi angin mulai menyapu kulit
wajahku, dari kejauhan kulihat angin bermain menyibakan rambut gadis kecil
berpakaian merah-putih. Dia terlihat senang, bahkan tak kutemukan raut sedih di
wajahnya. Dia berlari sambil memegang tas selempang berwarna biru muda. Aku
memperhatikannya, lekat. Sungguh, dia amat sangat manis. Matanya bulat, hitam,
tapi menyejukkan.
Dia
menghampiri seorang bapak separuh baya, pakaiannya sudah lusuh dan penuh tambalan
bekas jahitan. Dekil, kata orang. Gadis itu mengeluarkan uang logam dari saku
bajunya, logam bernilai 1000 rupiah. Dia kebingungan, celengak-celinguk.
Menarik nafas. Lalu memberikan logam tersebut ke sosok separuh baya di
hadapannya. Dia tersenyum, si bapak membalasnya.
“kamu
pasti akan menjadi wanita dewasa yang cantik” batinku.
-Calypso-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar