Tengoklah,
Langit malam tak sepenuhnya gelap. Gumpalan awan serta sinar bulan menambah dinginnya desiran angin.
Aku setengah berbisik "apa kamu juga sedang memandang ke arah langit?". Aku tak berharap lebih, biarkan rasa ini luruh bersama waktu. Biarkan semua jalan sejalan-jalannya, tersisa dekapan rindu yang selalu saja sama. Seolah-olah, apa yang aku rindukan sangatlah nyata.
Aku tak munafik. Aku memang tenggelam dalam dinginmu.
Tapi memang itu yang selalu aku rindukan, rinduku yang sama, rindu lima tahun silam.
Satu hal.. aku sangatlah senang, karena aku sempat menyukai sosok yang tak salah. Walaupun hanya sekedar melirikku ada. Tapi sayang, bayangannya pun tak bisa ku raih. Meskipun begitu, aku tak ingin berlarut dalam kesedihan. Aku percaya, aku punya tameng yang tak di miliki orang lain.
Walau kadang aku rapuh, kecewa dan segala macam hal yang menyakitkan. Aku yakin, aku bisa!
Ha, two, so, four.. One secret, in my heart.. my dream!
Calypso.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar